Rabu, 04 Agustus 2010

mei,juni,juli,agustus

ada beberapa hal yang gak pernah disangka-sangka dalam hidup saya. Dilema antara cita-cita dan keinginan orang tua. Tapi pada dasarnya sama, semua menginginkan kesuksesan.

banyak air mata semenjak menjelang kelulusan. bukankah seharusnya saya senang karena sebelum ujian berlangsung alhamdulillah saya sudah diterima di perguruan tinngi negeri, di jurusan yang banyak diinginkan juga oleh orang lain. satu hal yang tidak pernah terpikir, bahwa saya memilih menjadi seorang guru. tidak ada dalam list harapan. tapi inilah kenyataannya.


flashback ke bulan mei-juni. tetap dengan hati dan perasaan campur-campur. puncaknya dimana orang-orang sedang berjuang untuk memperebutkan kursi di perguruan tinggi. pagi, siang, sore bermukim di tempat bimbel. puncaknya orang-orang seangkatan saya gila belajar. sampai lupa makan. saya juga begitu, demi untuk meraih sekolah ikatan dinas yang saya inginkan, agar bisa kuliah diluar lampung, agar punya pengalaman baru diluar lampung, agar saya bisa merasakan bagaimana jadi anak kost, agar saya lebih sukses, dan banyak agar agar yang lainnya. .

bulan mei-juni, perjuangan itu dimulai.
hingga tiba pada saatnya ujian itu diselenggarakan. 20juni2010.
hari hujan deras, lengan kemeja sebelah kiri dan celana jeans bagian bawah yang saya gunakan, basah.
good good good. hahaha.

oke, setelah bimbel usai dan ujian pun telah diikuti, saya kembali menjadi anak rumahan.
berusaha menyenangkan hati sendiri dengan tidak memikirkan hal-hal yang membuat saya berteman dengan tissue. berusaha rileks dan menikmat apa yang ada. berusaha menyukai bola dtengah-tengah demam piala dunia yang banyak dibicarakan di televisi.

akhir juli-awal agustus yang mendebarkan. meskipum saya berusaha meredamnya tapi tidak semudah itu menjadi biasa. 
hari-hari berteman dengan tissue. hingga hari "H" pengumuman itu sampai, yang menjadi puncak atas segala kemarahan, kekecewaan, sedih, tidak karuan. hari itu adalah hari kemarin. 3 agustus 2010.
saya tidak diterima di sekolah tinngi ikatan dinas itu.
kenapa saya marah, kenapa saya kecewa, kenapa saya sedih,,, harusnya saya berkaca, apakah usaha yang saya lakukan sudah maksimal? ? harusnya saya tidak meratap. harusnya saya bersyukur, bahwa Tuhan sudah memberikan jalan yang terbaik untuk saya.
Guru pekerjaan yang mulia bukan? ya tentu saja. banyak hal yang diutarakan papa untuk menguatkan dan menyemangati saya. Mama dan Abang yang juga selalu mendukung saya.

banyak hikmah yang bisa saya ambil menjelang bulan suci Ramadhan ini. hal-hal yang mengantarkan saya untuk belajar mensyukuri apa yang sudah saya miliki. tidak perlu meratap dan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. setiap manusia memiliki rezekinya masing-masing. dan ALLAH SWT menyayangiku.

luruskan hati, luruskan niat. percayalah bahwa ini yang terbaik.
teguhkan prinsip.  menjadi yang professional dan sukses. menjadi yang terbaik dan memberikan yang terbaik.

regards. .


Miss.R

Tidak ada komentar:

Posting Komentar